Kita harus bangga menjadi anak Indonesia

Kuala Lumpur - Bangga menjadi orang Indonesia. Demikian pesan yang disampaikan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid kepada para pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di negeri jiran, Malaysia.

“Kebanggaan tersebut penting untuk ditumbuhkan mengingat perasaan tersebut telah mulai memudar di kalangan warga negara Indonesia,” kata Hidayat dalam siaran pers yang diterima detikcom dari Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia, Senin (5/5/2008).

Hidayat menyampaikan ini ketika menjadi pembicara pada sesi Dialog Tokoh pada IISC 2008 di kampus IIU Malaysia, di hadapan sekitar 500 mahasiswa Indonesia yang berasal dari berbagai kampus di Malaysia dan beberapa negara lainnya seperti India, Inggris, Belanda, Singapura, Australia, dan Filipina.

“Sebagai bangsa yang besar, Indonesia telah banyak memberikan kontribusi positif kepada bangsa-bangsa lain di dunia,” tambahnya.

Dia lalu memberikan contoh bagaimana Korea Selatan mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang maju hanya dalam kurun waktu 4 dekade, di samping berkat kerja keras mereka, juga berkat kontribusi Indonesia. Dan sejarah menunjukkan bahwa ketika Park Chung Hee menjadi pemimpin Korea, maka ia kemudian menggunakan konsep sekolah olah raga Ragunan dan BPPT untuk membangun kekuatan olahraga serta teknologinya.

“Demikian pula dengan Malaysia, yang dahulunya belajar pada Indonesia sehingga mereka bisa menjadi maju seperti sekarang ini. Namun demikian kondisi yang terjadi adalah sebaliknya, dimana justru Indonesia yang saat ini belajar pada Malaysia,” urai Hidayat.

Sementara dari segi pelaksanaan demokrasi, Hidayat melanjutkan bahwa telah banyak karya besar bangsa Indonesia yang memicu kekaguman negara-negara lain. Misalkan Indonesia telah memiliki wapres dan presiden perempuan, di mana hal tersebut belum ditemukan di negara demokrasi seperti AS.

“Karena itu saya berpesan kepada seluruh mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di luar negeri, untuk tetap mempertahankan jiwa dan semangat nasionalisme meskipun berada di negeri orang,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan